Perwakilan FIFA akan segera mengunjungi Meksiko untuk menilai keamanan dan mobilitas menjelang Piala Dunia, kata Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum. Langkah ini dilakukan setelah kekerasan meletus pasca kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang menimbulkan korban jiwa hingga 70 orang di berbagai negara bagian.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan dalam panggilan telepon bahwa ia memiliki kepercayaan penuh pada Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia. Sheinbaum menegaskan kesiapan negara tersebut dan menyatakan bahwa tim FIFA akan datang untuk meninjau langkah-langkah keamanan yang telah diterapkan.
Meskipun tanggal kunjungan belum diumumkan, Sheinbaum meyakinkan publik bahwa situasi telah kembali normal sejak kekerasan meletus, dengan protokol keamanan yang diperkuat. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran turnamen besar pada bulan Juni mendatang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kekhawatiran di Guadalajara
Guadalajara menjadi kota yang paling terdampak oleh kekerasan kartel, terutama karena kota ini dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia. Insiden membakar mobil dan blokade jalan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan serta mobilitas bagi pengunjung dan tim yang hadir.
Keadaan ini juga memengaruhi kegiatan olahraga lain, seperti World Aquatics yang membatalkan Piala Dunia Selam yang dijadwalkan dekat Guadalajara. Pemerintah Meksiko melalui CONADE berupaya meyakinkan penyelenggara untuk memindahkan turnamen ke kota lain agar tetap berjalan dengan aman.
Sheinbaum menegaskan pihaknya berkomitmen untuk memulihkan kondisi dan memastikan kota-kota tuan rumah tetap aman. Upaya ini penting untuk menunjukkan kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia yang aman dan tertib.
Baca Juga: Liam Delap dan Momen Kontroversial yang Bikin Heboh di Piala FA
Persiapan Infrastruktur dan Mobilitas

Tiga kota tuan rumah Piala Dunia, yakni Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara, terus menyiapkan infrastruktur transportasi menjelang pertandingan pertama pada 11 Juni. Di Mexico City, jalur kereta ringan sedang diperluas untuk memudahkan akses ke Stadion Azteca.
Di Monterrey, pembangunan kereta bawah tanah terus berlanjut untuk mendukung mobilitas penonton. Sementara di Guadalajara, meskipun tersedia lahan parkir luas, transportasi umum masih menjadi tantangan utama. Langkah-langkah ini penting agar para penonton, tim, dan media dapat berpindah dengan lancar selama turnamen.
Infantino menekankan agar ketiga kota memperhatikan masalah lalu lintas dan mobilitas. Kerja sama antara FIFA, pemerintah, dan otoritas lokal menjadi kunci untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat dalam Piala Dunia.
Keyakinan Meksiko dan FIFA
Meskipun kekerasan sempat terjadi, Sheinbaum yakin Meksiko mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia dengan sukses. Pemerintah menegaskan protokol keamanan telah diterapkan dan kondisi kota telah kembali normal.
FIFA juga optimis dengan persiapan Meksiko. Kunjungan tim FIFA nantinya akan memastikan semua langkah keamanan, transportasi, dan fasilitas pendukung siap untuk turnamen berskala global ini.
Dengan koordinasi yang baik antara FIFA dan pemerintah Meksiko, diharapkan Piala Dunia dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan pengalaman positif bagi pengunjung serta penggemar sepak bola di seluruh dunia. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballconsultant.net.
