Manchester City menorehkan kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield, menghidupkan peluang mereka mengejar Arsenal di puncak Liga Premier. Dua gol dalam enam menit terakhir dari Bernardo Silva dan Erling Haaland membalikkan keadaan setelah gol pembuka Dominik Szoboszlai pada menit ke-74. Kemenangan ini juga menandai pertama kalinya dalam 89 tahun City berhasil menang dua kali dalam satu musim di kandang Liverpool.

Pep Guardiola menekankan pentingnya tiga poin tersebut meski City masih tertinggal enam poin dari Arsenal. Ia menilai sisa 13 pertandingan musim ini penuh ketidakpastian, termasuk jadwal padat Piala FA, Piala Carabao, dan Liga Champions, yang bisa memengaruhi posisi tim di puncak klasemen. Menurut Guardiola, pengalaman menunjukkan banyak hal bisa berubah dalam periode akhir musim yang menegangkan.
Selain itu, kemenangan ini memberikan motivasi bagi pemain City untuk tetap menekan rival mereka, memanfaatkan setiap kesalahan, dan menjaga peluang juara tetap hidup. Guardiola yakin timnya mampu memanfaatkan momentum ini untuk mengejar gelar.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Perebutan Gelar Masih Terbuka
Pep Guardiola memperingatkan Arsenal bahwa jalur perebutan gelar belum pasti. “Banyak hal bisa terjadi,” katanya, mengingat tekanan besar yang akan dihadapi tim dalam sisa pertandingan. City juga harus menghadapi tim-tim yang berjuang menghindari degradasi, yang secara tak langsung membuat kompetisi semakin sulit.
Menurut pelatih asal Spanyol ini, pengalaman musim-musim sebelumnya menunjukkan bahwa 13 pertandingan tersisa bisa menjadi penentu gelar. Ia juga menekankan pentingnya tetap fokus, menjaga konsistensi, dan memanfaatkan kesempatan melawan Arsenal ketika mereka bermain di Etihad. Guardiola yakin kemampuan tim untuk menahan tekanan dan memanfaatkan momen krusial akan sangat menentukan nasib perebutan gelar.
Baca Juga: Pep Guardiola Sampaikan Dukungan Emosional untuk Anak Palestina
Kontroversi VAR di Menit Akhir

Pertandingan di Liverpool juga diwarnai insiden kontroversial. Saat Rayan Cherki mencetak gol untuk City, perebutan bola antara Haaland dan Szoboszlai memicu intervensi VAR. Wasit Craig Pawson akhirnya membatalkan gol, memberikan tendangan bebas untuk City, dan mengeluarkan Szoboszlai dengan kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang gol.
Guardiola menilai keputusan wasit tidak adil. Ia menyebut gol seharusnya sah dan kartu merah tidak perlu diberikan. “Berapa banyak pelanggaran tarikan yang dibiarkan dalam pertandingan? Berikan saja gol, lanjutkan permainan, dan biarkan Szobo bermain,” ujar Guardiola. Ia menekankan bahwa kontroversi ini tidak akan memengaruhi fokus tim untuk meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.
Strategi City Menyusul Kemenangan
Kemenangan ini memberi City momentum penting untuk mengejar gelar. Guardiola menegaskan timnya harus tetap menekan, memanfaatkan kesalahan lawan, dan fokus pada pertandingan krusial termasuk menghadapi Arsenal di kandang sendiri.
Dengan kembalinya Haaland mencetak gol penting, Bernardo Silva tampil gemilang, dan disiplin tim yang terjaga, Guardiola yakin peluang mengejar Arsenal tetap terbuka. Fokus utama City kini adalah menjaga konsistensi, menghadapi tantangan fisik dan taktik di sisa musim, serta memaksimalkan peluang untuk merebut gelar Liga Premier.
Kemenangan dramatis ini menjadi sinyal bahwa perebutan gelar masih jauh dari kata selesai, dan Manchester City tetap menjadi ancaman serius bagi Arsenal hingga pertandingan terakhir musim ini. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballconsultant.net.
